Posted by: YaBISA | July 19, 2009

Kelembagaan Masyarakat Yang Berkelanjutan


Oleh:  Seli

Membangun sebuah lembaga kemasyarakatan  yang memiliki karakter keberlanjutan merupakan hal yang sangat penting. Sebab karakter ini menujukkan bahwa sebuah lembaga kemasyarakatan mulai mandiri serta memiliki kemampuan mengelola sumber daya manusia, uang dan lain-lain demi peningkatan  atau memajuan kehidupan sosial-ekonomi.Pembangunan lembaga kemasyarakatan yang memiliki karakter keberlanjutan ini menuntut adanya strategi tertentu yang bisa menggerakan dukungan dari masyarakat terhadap lembaga itu dalam jangka waktu yang panjang.

Workshop para pelaksana program pemberdayaan masyarakat (Asia) tanggal 19-21 Februari 2007 di Manila, Filipina telah merumuskan sejumlah indikator penting tentang keberlanjutan sebuah lembaga kemasyarakatan sebagaimana diuraikan di bawah ini:

1. Memiliki tata kelola organisasi yang baik dengan ciri khas:

  • Pemimpin kelompok perlu memiliki kompetensi serta dedikasi.
  • Menaruh perhatian serius dalam hal pengembangan kapasitas pemimpin dan anggota
  • Organisasi sepatutnya diregistrasi oleh instansi terkait
  • Memiliki akuntabilitas mekanisme dan sistem kerja yang jelas.
  • Memiliki kriteria yang jelas mengenai keanggotaan.

2. Memiliki manajemen organisasi yang baik dengan ciri khas sebagai berikut:

  • Memiliki struktur organisasi yang jelas dan sistim kerja  yang efektif  dan efisien
  • Memiliki perencanaan atau program kerja tertulis.
  • Perencanaan itu mencakup daftar kegiatan yang diusulkan untuk satu sampai dua tahun kedepan dengan sasaran dan target pendanaan yang jelas.
  • Memiliki sistem dan mekanisme perekrutan pengurus serta relawan yang diperlukan sesuai dengan kebutuhan proyek-proyek yang diusulkan.
  • Memiliki sistem monitoring dan evaluasi yang jelas dan efektif.
  • Memiliki sistem pelaporan yang pelu dikerjakan sesuai dengan jadwal dan muatan yang  telah  disetujui
  • Adanya dokumentasi dan pelaporan menyankut transaksi keuangan.
  • Memiliki kapasitas untuk mengembangkan dan mengelolah projek.

3.  Memiliki manajemen keuangan yang baik dengan ciri khas:

  • Memiliki kebijakan dan prosedur penerimaan dan penggunaan uang secara tertulis sesuai dengan prinsip akuntansi dan audit internal yang diterima secara umum
  • Memiliki anggaran tahunan
  • Memiliki dana internal untuk pelaksanaan kegiatan. rutin.
  • Memiliki berbagai sumber dana dan kapasitas peningkatkan dana.
  • Mempunyai dokumen pendukung dan transaksi keuangan yang dikelola secara baik untuk audit tahunan
  • Memiliki mekanisme untuk mengetahui alokasi, penggunaan dan mendapatkan dana.
  • Memiliki komitmen kuat untuk kemandirian organisasi secara finansial.

4.  Memiliki sistem pelayanan yang baik  dengan ciri khas:

  • Mimilik anggota yang mempunyai kemauan dan kemampuan terlibat aktif dalam kegiatan organisasi
  • Memiliki kemampuan melakukan penilaian secara periodik terhadap pelayanan yang diberikan dan dampaknya bagi anggota

5. Membangun hubungan baik dengan organisasi lain. Cirikhasnya ialah:

  • Mampu membangun jejaring secara efektif
  • Bisa mengembangkan kerjasama dengan sektor pemerintah dan swasta.
  • Mampu meningkatkan partisipasi politik dan advokasi yang berdampak positif bagi organisasi.

6. Mampu memelihara secara baik budaya organisasi atas cara:

  • Taat dan disiplin dalam perayaan hari jadi organisasi
  • Melakukan revisi secara periodik visi, misi dan tujuan organisasi sesuai dengan nilai dan budaya organisasi itu sendiri.

Memiliki kebiasaan memberi penghargaan kepada anggota yang berjasa atau berprestasi(***)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: