Posted by: YaBISA | November 14, 2009

Lembaga Keuangan Mikro Sebagai Jawaban Atas Persoalan Kemiskinan


Oleh: Patris

Indonesia didirikan dengan idealisme besar yaitu terwujudnya kesejahteraan hidup bangsa dan negara atas dasar keadilan dan pemerataan. Sampai dengan detik ini, idealisme ini tetap saja menjadi dongeng pengantar tidur. Mengapa? Lihat sendiri. Kekayaan di tanah air tidak terdistribusi secara adil dan merata. Kemiskinan dan kesenjangan sosialpun  terus terjadi. Tentunya persoalan ini berakar pada sistim sosial, politik dan ekonomi kita yang kurang berpihak kepada the have not.

Merespon persoalan kemiskinan itu, pemerintah, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) serta banyak elemen sosial lainya telah mempromosi keberadaan Lembaga Keuangan Mikro (LKM) sebagai jawaban atas persoalan kemiskinan.

Lembaga Keuangan Mikro didirikan dengan maksud menyalurkan bantuan kredit mikro kepada pelaku Usaha Kecil secara berkesinambungan. Pelaku usaha kecil sebaliknya diharapkan dapat memanfaatkan dana itu secara baik demi keberlangsungan dan kemajuan usaha kecil yang bernilai ekonomis.

Kendati demikian harapan kita, pengalaman lapangan menunjukkan bahwa banyak usaha kecil yang dilakukan dengan bantuan kredit mikro gagal.  Alasannya ialah karena tidak ada pendampingan secara intensif. Selain itu karena minat penerima kredit untuk bergerak dibidang pemberdayaan keuangan rendah dan rendah pula keterampilan mengelola keuangan.

Disini Lembaga Keuangan Mikro perlu melakukan pendampingan intensif terhadap para pelaku usaha mikro. Kemudian membekali mereka dengan pengetahuan dan keterampilan secara memadahi. Pendapingan yang efektif mengandaikan pemahaman yang benar dan menyeluruh tentang persoalan dan kebutuhan riil  pelaku usaha kecil.

Lembaga Sosial dan Koperasi di Indonesia diharapkan bisa mengambil fungsi sebagai Lembaga Keuangan Mikro dengan misinya mendorong kemajuan Usaha Kecil yang bernilai ekonomis.

Dalam menjalankan tugasnya sebagai penyalur kredit dan pendamping usaha kecil, Lembaga Keuangan Mikro perlu memelihara semangat independensi. Artinya tidak perlu masuk  dalam struktur birokrasi pemerintahan yang sering dinilai kurang berpihak kepada the have not (***).


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: