Posted by: YaBISA | April 23, 2010

Komunitas Intelektual Publik


Oleh: Marselina  Nango (Reporter Buletin YaBISA)

Tanggal 21 Februari bertempat  di kantor Yayasan Bangun Insan Swadaya Madiun, Jawa Timur terjadi pembentukan Komunitas Intelektual Publik (KOMIK). Berdirinya komunitas ini dipelopori oleh  sejumlah sarjana katolik di kota madiun. Mareka itu antara lain Rm. Drs. Hardi Aswinarno, MA, Pr dan Dr. Ola Rongan Wilhelmus, MS., SF dari Yayasan Bangun Insan Swadaya (YaBISA), Drs. Vitalis Djarot, M.Pd (Dosen IKIP PGRI Madiun), Hipolitus Kewuel, M. Hum (Dosen STKIP Widya Yuwana Madiun); Korenelius Kellen, MS.i (Dosen IKIP Budi Utomo Malang) dan Drs. Widodo, M.Pd (Dosen Unika Widya Mandalan Madiun). Terbentuknya komunitas ini mendapat dukungan kuat dari PMKRI Cabang Madiun yang saat ini diketuai oleh Herelius Nius. Komunitas beranggotakan sejumlah dosen dan guru SLTA maupun SLTP, sejumlah mahasiswa dan komunitas PMKRI St. Ambrosius Madiun.

Cikal bakal terbentuknya komunitas ini dilatarbelakangi keprihatinan sejumlah sarjana terhadap kehidupan kaum intelektual yang dinilai hanya berutak- atik dengan hidup dan kepentingan sendiri dan kurang berminat terhadap perubahan dan kemajuan publik. Melihat kenyataan ini, Dr. Ola Rongan berpendapat bahwa seorang intelektual perlu merasa terpanggil, memiliki kepekaan dan tanggungjawab sosial untuk membangun dan memajukan masyarakat, bangsa dan negara. Tanggungjawab itu dapat terlihat dari usaha mempromosi nilai-nilai universal seperti kebenaran, kedamamaian, keadilan, kebebasan, kesejahteraan, kasih dan kebaikan bersama serta penghargaan terhadap hak-hak asasi dan martabat manusia. Seorang intelektual bisa berkembang secara baik bila memiliki sebuah komunitas karena di dalam komunitas itu ia bertemu, berdiskusi dan sharing dengan sesama kolega serta memikirkan bersama apa yang bisa dilakukan demi kemajuan publik.

Komik yang saat ini diketuai Drs. Vitalis Djarot, M.Pd terbentuk  dengan visi menjadi intelektual publik yang memiliki pengetahuan dan berwawasan luas, berfikir kritis dan analitis, independen, cinta kebenaran dan keadalian, aktif melakukan publikasi, memiliki kepekaan serta sanggup membawa perubahan sosial (social change). Misi komik ialah  memberdayakan dan mengembangkan diri pada aspek mental-spiritual dan intelektual melalui berbagai kegiatan yang terencana, sistematis dan berwawasan publik; serta memberi pencerahan publik melalui kajian kritis dan analitis terhadap berbagai isu aktual.

Tujuan komunitas ini ialah memberdayakan potensi intelektual, mental-spiritual secara berkelanjutan demi mencapai suatu kehidupan masyarakat yang lebih manusiawi; serta membudayakan kegiatan ilmiah melalui diskusi dan publikasi demi pencerahan dan perubahan sosial. Mewujudkan tujuan ini, komunitas akan melakukan program kegiatan bulanan yaitu diskusi rutin bulanan. Hasil diskusi dipublikasi dalam buletin, jurnal atau koran. Dalam program kegiatan empat bulanan akan diselenggarakan seminar atau diskusi panel yang sifatnya terbuka untuk umum. Terakhir ialah program tahunan yakni penyegaran rohani para anggota. Bidang kegiatan yang menjadi perhatian utama ialah kerohanian, pendidikan, sosial-politik, ekonomi budaya dan agama.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: